Pencetakan silikon, juga dikenal sebagaipengecoran vakum, merupakan alternatif yang cepat dan ekonomis untuk memproduksi komponen cetakan injeksi dalam jumlah kecil. BiasanyaSLAPseniDigunakan sebagai prototipe, cetakan terbuat dari bahan silikon, dan bahan poliuretan (PU) dicetak melalui proses injeksi vakum untuk membuat cetakan komposit.
Modul kompleks dapat mencapai keseimbangan antara hasil produksi berkualitas tinggi, metode produksi yang ekonomis, dan waktu tunggu yang ideal. Berikut adalah 3 keunggulan utama dari proses pencetakan silikon.
Tingkat reduksi tinggi, presisi produk tinggi.
Itupengecoran vakumKomponen ini dapat mereproduksi struktur, detail, dan tekstur komponen asli secara akurat, serta menyediakan komponen cetakan injeksi berkualitas tinggi dan presisi tinggi sesuai standar otomotif.
Bebas dari cetakan baja yang mahal
Kustomisasi komponen cetakan injeksi dalam jumlah kecil dapat dilakukan tanpa perlu berinvestasi pada cetakan baja yang mahal dan memakan waktu.
Pengiriman produk cepat
MemukauAditif JSSebagai contoh, 200 modul kompleks dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 7 hari mulai dari tahap desain hingga pengiriman.
Selain itu, karena fleksibilitas dan elastisitas cetakan silikon yang baik, untuk bagian-bagian dengan struktur kompleks, pola halus, tanpa kemiringan pelepasan cetakan, kemiringan pelepasan cetakan terbalik, dan alur dalam, bagian-bagian tersebut dapat dikeluarkan langsung setelah pengecoran, yang merupakan karakteristik unik dibandingkan dengan cetakan lainnya. Berikut ini adalah uraian singkat tentang proses pembuatan cetakan silikon.
Langkah 1: Buat Prototipe
Kualitas bagian cetakan silikon bergantung pada kualitas prototipe. Kita dapat menyemprotkan tekstur atau melakukan efek pemrosesan lainnya pada permukaannya.Prototipe SLAa untuk mensimulasikan detail akhir produk. Cetakan silikon akan mereproduksi detail dan tekstur prototipe secara akurat, sehingga permukaan cetakan silikon akan mempertahankan tingkat konsistensi yang tinggi dengan aslinya.
Langkah 2: Membuat Cetakan Silikon
Cetakan tuang terbuat dari silikon cair, juga dikenal sebagai cetakan RTV. Karet silikon stabil secara kimia, mudah dilepas, dan fleksibel, meminimalkan penyusutan dan secara efisien mereplikasi detail bagian dari prototipe ke cetakan.
Tahapan produksi cetakan silikon adalah sebagai berikut:
§Tempelkan selotip pada permukaan datar di sekitar prototipe agar cetakan mudah dibuka nantinya, yang juga akan menjadi permukaan pemisah cetakan akhir.
§Menggantung prototipe di dalam kotak, menempelkan lem pada bagian tersebut untuk merekatkan saluran tuang dan ventilasi.
§Suntikkan silikon ke dalam kotak dan vakum, lalu keringkan dalam oven pada suhu 40℃ selama 8-16 jam, tergantung pada volume cetakan.
Setelah silikon mengeras, kotak dan lem dilepas, prototipe dikeluarkan dari silikon, rongga dibentuk, dancetakan silikondibuat.
Langkah 3: Pengecoran vakum
Pertama-tama, masukkan cetakan silikon ke dalam oven dan panaskan hingga suhu 60-70℃.
§Pilihlah bahan pelepas yang sesuai dan gunakan dengan benar sebelum menutup cetakan, hal ini sangat penting untuk menghindari lengket dan cacat permukaan.
§Siapkan resin poliuretan, panaskan terlebih dahulu hingga sekitar 40°C sebelum digunakan, campurkan resin dua komponen dengan rasio yang tepat, kemudian aduk rata dan hilangkan gelembung udara di bawah vakum selama 50-60 detik.
§Resin dituangkan ke dalam cetakan di ruang vakum, dan cetakan tersebut kemudian dikeringkan kembali di dalam oven. Waktu pengeringan rata-rata sekitar 1 jam.
§Lepaskan hasil cetakan dari cetakan silikon setelah mengering.
§Ulangi langkah ini untuk mendapatkan lebih banyak cetakan silikon.
Pengecoran vakumPengecoran vakum adalah proses pembuatan cetakan cepat yang relatif populer. Dibandingkan dengan layanan pembuatan prototipe lainnya, biaya pemrosesannya lebih rendah, siklus produksinya lebih pendek, dan tingkat simulasinya lebih tinggi, sehingga cocok untuk produksi batch kecil. Disukai oleh industri teknologi tinggi, pengecoran vakum dapat mempercepat kemajuan penelitian dan pengembangan. Selama periode penelitian dan pengembangan, pemborosan dana dan waktu yang tidak perlu dapat dihindari.
Pengarang:Eloise
