JSADD 3D memiliki pengalaman praktis bertahun-tahun dalam layanan pencetakan 3D. Melalui penelitian, ditemukan bahwa ada banyak faktor yang secara langsung memengaruhi kecepatan pencetakan 3D SLA/DLP/LCD. Menetapkan kecepatan pencetakan yang sesuai sangat membantu untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan pencetakan dan efisiensi manufaktur. Namun, hal itu tidak mudah, terutama bagi pemula. Sebelum menetapkan kecepatan pencetakan yang sesuai, Anda perlu mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kecepatan pencetakan printer 3D SLA/DLP/LCD.
Teknologi Pencetakan
Dibandingkan dengan SLA, DLP dan LCD memiliki keunggulan yang sama, yaitu kecepatan pencetakan. Kedua teknologi pencetakan ini jelas lebih cepat. Karena printer 3D DLP/LCD membentuk seluruh permukaan dengan cara menyapu, tidak seperti SLA yang dibentuk dengan titik-titik laser.
Struktur printer DLP. Sumber gambar: robotsinthesun.org
Struktur printer LCD: 1. Sumber cahaya, 2. Lensa fokus, 3. Lensa Fresnel, 4. Film polarisasi, 5. Layar LCD, 6. Film polarisasi, 7. Film dasar tangki cairan, 8. Resin fotopolimerisasi, 9. Palet cetakan yang telah mengeras.
Pengaturan Printer
Jika kecepatan cetak diatur sebelumnya, maka kecepatan tersebut tidak akan pernah melebihi nilai yang telah ditetapkan.
Faktor lain yang berkaitan dengan kecepatan pencetakan adalah kecepatan sistem mencetak satu lapisan. Saat mencetak, sumber cahaya melewati bagian bawah wadah resin transparan, dan resin yang baru mengeras memerlukan proses pengelupasan yang rumit sebelum melanjutkan pengerasan lapisan baru. Beberapa produsen membuat sistem melakukan proses pengelupasan dengan cepat untuk meningkatkan kecepatan pencetakan. Cara lain untuk menghilangkan kerumitan ini adalah dengan melakukan pengerasan di bagian atas permukaan resin, bukan di bagian bawah.
Intensitas Sumber Cahaya
Pencetakan resin menggunakan sumber cahaya untuk mengeraskan resin cair fotosensitif guna menciptakan model 3D akhir.
Perbedaan antara ketiga teknik tersebut terletak pada sumber cahaya yang digunakan untuk mengeraskan resin.
Intensitas sumber cahaya yang digunakan dapat memengaruhi kecepatan pencetakan printer. Kita dapat memperbaikinya dengan meningkatkan intensitas cahaya, tetapi itu juga berarti biaya tambahan.
LapisanTorang desa
Ketebalan lapisan memengaruhi kecepatan pencetakan dan kualitas model. Ketebalan lapisan yang dibutuhkan untuk mencetak model menentukan kecepatan pencetakan dan waktu yang dibutuhkan. Semakin tipis ketebalan lapisan, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mencetak model 3D dengan tinggi yang sama. Karena tinggi total tetap sama, semakin tipis ketebalan lapisan, semakin banyak lapisan yang perlu dicetak oleh printer, dan semakin lama waktu yang dibutuhkan. Namun secara relatif, semakin tipis ketebalan lapisan, semakin tinggi kualitas produk jadi.
Piksel Kiri-75µm
Piksel Kanan-37µm
Bahan
Kecepatan pencetakan printer 3D juga bergantung pada jenis material. Resin yang terdiri dari berbagai monomer, prepolimer, fotoinisiator, dan berbagai aditif lainnya memiliki sifat dan waktu pengerasan yang berbeda.
Struktur dan Penempatan Model
Struktur model juga memengaruhi kecepatan pencetakan. Jika model berongga dan tidak memiliki detail yang rumit, pencetakan akan jauh lebih cepat. Penempatan model yang tepat juga akan memengaruhi kecepatan pencetakan. Secara umum, menempatkan model secara horizontal akan jauh lebih cepat daripada secara vertikal saat mencetak, tetapi akurasinya mungkin berkurang.
Ini adalah faktor-faktor utama yang memengaruhi kecepatan pencetakan dalam pencetakan 3D. Dalam proses manufaktur aditif, situasi sebenarnya mungkin lebih rumit dari itu. Oleh karena itu, kecepatan pencetakan adalah sebuah kompromi. Begitu kecepatan pencetakan meningkat, kemungkinan kualitas cetak akan menurun. Bagaimana menimbang pro dan kontra juga perlu diputuskan sesuai dengan situasi sebenarnya.
